Kamis, 26 April 2018

Ini Hal-Hal Yang Perlu Kamu Tahu Saat Berlibur Ke Sibolga


Indonesia memang punya sederet tempat wisata eksotis dan menarik, tapi yakin, kamu enggak bosan ke tempat yang sudah sering banget muncul di social media? Kalau kamu bingung untuk menentukan tempat wisata saat berlibur, rasanya kota Sibolga di Medan bisa banget masuk dalam daftar destinasi liburanmu. Kenapa? Karena akses  ke kota cantik ini pun semakin mudah. Yap, sekarang sudah ada banyak banget maskapai penerbangan yang memiliki rute perjalanan ke Medan dengan harga tiket yang terjangkau.

Nah, apalagi kalau kamu terbang bersama Wings Air. Selain aman dan nyaman, Wings Air juga siap menjaga mood liburanmu agar tetap menyenangkan setibanya di Medan. Eit, pasti dari tadi kamu bertanya-tanya, ‘apa sih, menariknya liburan ke Sibolga?’. Untuk itu, saya punya beberapa info menarik dari kota Sibolga yang bakal bikin kamu jatuh cinta saat liburan di sana.


Pulau Mursala

Sumber: enjoymedan
Mengingat kota Sibolga ini memiliki beberapa pulau dengan pemandangan yang eksotis banget, Pulau Mursala bisa jadi salah satu destinasi liburanmu. Yap, karena di Pulau Mursala terdapat air terjun yang langsung mengalir ke laut. Kamu pun bisa menjangkaunya dengan mengendarai speed boat sambil melihat jajaran pulau yang ada di sekitarnya. Oh, iya, pastikan juga baterai gadget atau kameramu terisi penuh biar semua momen bisa terabadikan dengan maksimal.



Pulau-Pulau Kecil Yang Belum Terjamah


Sumber: topmetro.news
Selain kota Sibolga sendiri berada di dekat pantai, ada sederet pulau-pulau kecil di sekitar tempat ini yang jarang dijamah oleh banyak orang. Dengan kata lain, kamu bisa mengunjungi pulau-pulau kecil ini sambil menikmati dan mengeksplorasi keindahan alam yang ada di dalamnya. Iya, jadi berasa seperti pulau sendiri!


Menyusuri Sungai dan Muara

Sumber: travel.detik
Menyusuri keindahan sungai menuju pulau Poncan Ketek dengan perahu. Sebabnya, perjalanan dari sungai menuju muara yang berakhir di laut pun bakal memberikan kesan tersendiri. Belum lagi keindahan alam yang ada di kiri dan kananmu, sayang banget untuk dilewatkan begitu saja.


Pulau Putri

Sumber: pinterest
Setelah Pulau Mursala, tujuan berikutnya yang harus kamu kunjungi adalah Pulau Putri, atau juga dikenal Pulau Pasir Putih. Dengan air laut yang jernih dan alamnya yang bersih, kita jamin kamu enggak bakal tahan untuk segera menceburkan diri sambil mengabadikan setiap momen yang ada.

Karena itulah, liburan di Sibolga akan terasa maksimal kalau kamu sudah tahu tempat apa saja yang menarik untuk dikunjungi dan maskapai seperti Wings Air yang siap menjamin perjalananmu dari dan menuju Medan tetap terasa menyenangkan.

Untuk perjalanan yang lebih berkesan kamu bisa coba dari Medan ke Sibolga dengan jalur darat. Menyewa mobil bisa jadi pilihan terbaik, karena di perjalanan yang memakan waktu 12 jam ini kamu bisa sekalian singgah di Parapat menikmati pinggiran Danau Toba, Melipir ke Pantai Bul-Bul saat melewati Balige, mampir ke Air soda saat tiba di Tarutung, dan merasakan sensasi melewati Batu Lubang ketika akan memasuki Kota Sibolga. Setelah puas mengunjungi tempat-tempat yang disebutkan tadi, kamu bisa pulang dengan Wings Air menuju Medan dengan waktu tempuh hanya 1 Jam saja!

Selasa, 27 Maret 2018

Perhatikan Tanda-Tanda Infeksi Pasca C-Section

image credit: pixabay
Beda dengan maternity secara vaginal (normal) yang cepat dalam pemulihan pasca melahirkan, maternity dengan c-section atau caesar justru membutuhkan perhatian khusus pasca operasi. Entah apakah yang saya alami ini juga dialami oleh ibu-ibu yang melahirkan secara caesar juga atau enggak.


Seminggu setelah kepulangan, saya dan si kecil diharuskan chcek up. Anak saya yang terlihat agak kuning, perlu dipastikan ia enggak perlu penanganan yang khusus. Saya pun harus melakukan pengecekan jahitan.

Jumat, 05 Januari 2018

Maternity Caesar Section Story

Team Surgery RS. Kartini

Alhamdulillah telah lahir putra ke 2 saya pada tanggal 17 November 2017 jam 13.45 di RS. Kartini dengan dr. Amelia Wahyuni, SpOg. 

Ada cerita panjang dibalik maternity saya yang sekarang. Setelah awalnya saya memutuskan untuk check up kehamilan saya di RS. Permata Hijau dengan dr. Yasmina ismail atas rekomendasi sepupu saya. Namun di minggu ke 10 kehamilan saya, saya memutuskan untuk pindah ke RS. Kartini dan berharap bisa ketemu dengan dr. Irsan Hanafi (dokter obgyn waktu lahiran anak saya yg pertama) tapi ternyata dr. Irsan sudah enggak praktek di sana, yang akhirnya membuat saya bertemu dengan dokter cantik atas rekomendasi teman kuliah saya. 

Di postingan kali ini saya mau sedikit bercerita tentang pengalaman saya menjalani maternity secara caesar secara pada anak pertama saya menjalani secara vaginal.

Saya sangat bingung kenapa banyak orang yang malah memilih menjalani persalinan secara caesar ketimbang normal hanya karena takut mulas. Dan saya juga sangat marah ketika ada yang mengatakan bahwa wanita yang melahirkan secara caesar kurang patut dipanggil ibu karena seperti terlihat bukan wanita sepenuhnya. Menurut saya yang sudah mengalami persalinan caesar dan normal, dua-duanya sama-sama bertaruh nyawa demi sebuah kehidupan, bedanya hanya sakit di depan atau sakit di belakang setelah melahirkan. Kalau disuruh pilih mana yang akan saya pilih enakan caesar atau normal? Honestly, saya akan bilang lebih enak melahirkan normal. Caesar enggak enak dan bikin kapok! Wkwkwkwk

Senin, 23 Oktober 2017

Commuter Line Bikin Jatuh Cinta


Acara kopi darat buat saya itu kayak mau kencan sama pacar pertama kalinya. Sibuk nyari tempat, mau ke mana, makan di mana, pakai baju apa. Pas banget sama kisah 2 tahun lalu ketika saya dan beberapa teman blogger yang dulu sama-sama membangun Notif Magazine melakukan kopi darat. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya sih, tapi ke dua kalinya kita bikin meet up. Maklum Notifmagz di dalamnya adalah para blogger yang tersebar di beberapa pulau di Indonesia yang selama ini komunikasinya hanya sebatas aplikasi chat whats app.

Di pertemuan kedua ini rencananya akan dilakukan di Bogor. Jujur saya excited sekali, lho, bukan cuma karena meet up-nya, tapi karena ini pun pengalaman kedua saya naik commuter line, wkwkwkwk. Iya saya norak! Karena memang saya enggak pernah jalan-jalan menggunakan kereta api.

Sedikit cerita pengalaman pertama saya numpak kereta api itu tahun 2008 kalau enggak salah. Saya bersama beberapa rekan kerja saya jalan-jalan ke kawasan puncak menggunakan kereta api sampai Bogor dan dilanjutkan menggunakan mobil pribadi dari sana. Saat itu kereta api masih lusuh, padat, kotor, dan ramai sekali pedagang di dalamnya. Itu membuat saya enggak nyaman, dan malas menggunakan transportasi ini untuk bepergian.

Namun sangat berbeda di tahun 2012 ketika saya akan meet up dengan anak-anak Notif di Bogor. Dari Kali bata saya terpaksa parkir motor di Mall Kalibata karena enggak punya kartu member untuk parkir di stasiun. Jalan dari Mall Kalibata ke stasiun Kalibata lumayan bikin gerah, mana saat itu lagi panas-panasnya. Setelah masuk stasiun saya agak bingung harus ke mana, celingak celinguk lihat orang berharap bisa nyontek bagaimana cara beli tiketnya, wkwkwkwkk, iya, saya terima kok, kalau dibilang ndeso. Setelah lihat orang banyak mengantri di loket tiket, saya pun ikutan ambil diri diantara barisan orang-orang. "Ke Bogor 2, pak!" ungkap saya. Si bapak lalu memberikan saya dua buah kartu semacam kartu top up seharga Rp 8000 untuk digunakan satu kali perjalanan. Enggak lupa si bapak mengingatkan untuk saya menyimpan kartu tersebut jangan sampai hilang, nanti bisa di tukarkan dengan uang sebesar Rp 5000 jika saya kembali ke Jakarta.



Selesai urusan tiket, saya mulai menuju jalur kereta ke arah Bogor. Begitu masuk ke dalam kereta, duh, rasanya beda banget udah jauh lebih nyaman. Enggak ada lagi tuh pedagang yang ikutan bikin sesak di dalam. Sesampainya di stasiun Bogor, makin bikin saya tercengang. Stasiun bogor sudah sangat rapi dan bersih. Yang lebih kaget lagi ternyata beberapa teman Notif sudah menunggu saya di sana hehehe..

Setelah kumpul kami pun beranjak pergi ke Es Buah Pak Ewok buat menghilangkan haus dan lapar dulu mengingat hari semakin siang dan cacing-cacing belum dikasih makanan. Sayang banget foto-foto di pak ewok lupa nge-save di mana wkwkwkwk.. sudah cari-cari di Gdrive pun enggak ketemu.

Singkat cerita, perut kenyang kami pun beranjak ke sebuah taman di dekat Pak Ewok, kami pun memulai sebuah diskusi yang serius tapi enggak serius. Lucunya karena enggak pernah ketemuan langsung yang ada malah banyak bercandanya ketimbang diskusinya. Mungkin kami saling merasa takjub dengan personal masing-masing orang hahahaha..

Jangan percaya dengan muka serius kami



Waktu tetap enggak bisa kami buat melambat agar keseruan hari ini enggak cepat berakhir. Tapi mau gimana lagi, masing-masing punya kesibukan, sore pun semakin menjelang. Satu persatu kami pun pamitan. Saya bersama beberapa blogger lainnya menaiki kereta yang sama karena searah. Tapi saat pulang saya harus top up kembali kartunya, dan antriannya panjaaaaaaaang banget! Saya agak nyesel juga kenapa enggak punya kartu flash atau kartu Indomart yang bisa dipakai langsung enggak perlu ngantri sepanjang ini, bikin lelah.

Mana yang sarkam, mana yang lelah
Walau lelah pun, saya sangat senang dengan commuter line yang sudah sangat baik. Begitupun pemesanan tiket kereta api sekarang sangat mudah karena banyak sekali portal kereta api online yang sangat membantu dalam pembelian tiket kereta api dengan harga tiket kereta yang terjangkau. Apalagi untuk perjalanan yang agak jauh, pasti akan sangat membantu.

Ah, jadi pengen jalan-jalan lagi, nih.